Biaya Tanam Hidroponik

Bersama ini kami menyampaikan informasi tentang Biaya Tanam Hidroponik, sebagai berikut :

Tanam hidroponik semakin populer di Indonesia karena tidak memakan lahan luas dan hasil panennya relatif cepat. Sistem ini cocok untuk skala rumahan hingga bisnis komersial. Namun, sebelum memulai, penting untuk mengetahui detail biaya tanam hidroponik, mulai dari modal awal, peralatan, hingga estimasi keuntungan.

Hidroponik adalah metode cocok ditanam tanpa tanah, menggunakan udara yang diberi nutrisi khusus. Beberapa sistem yang populer antara lain:

  • NFT (Teknik Lapisan Nutrisi)
  • DFT (Teknik Aliran Dalam)
  • Sistem sumbu (Wick System)
  • Sistem Irigasi Tetes (tetes)

Tanaman yang sering dibudidayakan secara hidroponik antara lain selada, kangkung, bayam, pakcoy, dan tomat cherry.

Biaya Tanam Hidroponik Skala Rumahan

Untuk pemula, sistem sederhana bisa dibuat dengan biaya yang cukup terjangkau.

1. Biaya Peralatan Awal

Permintaan Estimasi Biaya
Pipa PVC / Talang Air Rp300.000 – Rp800.000
Pompa Udara Rp100.000 – Rp250.000
Jaring Pot Rp500 – Rp2.000 / pcs
Wol batu Rp25.000 – Rp40.000
Tandon Air Rp150.000 – Rp300.000
Nutrisi AB Mix Rp50.000 – Rp100.000
Benih Sayuran Rp15.000 – Rp30.000

Jika menggunakan sistem wick sederhana, biaya bisa ditekan hingga Rp300.000 – Rp500.000 saja.

Biaya Tanam Hidroponik Skala Semi Komersial

Estimasi Biaya:

  • Pemasangan pipa dan rangka: Rp2.000.000 – Rp5.000.000
  • Rumah kaca sederhana: Rp3.000.000 – Rp10.000.000
  • Pompa dan listrik: Rp500.000 – Rp1.000.000
  • Nutrisi dan benih awal: Rp300.000 – Rp700.000

Biaya Operasional Bulanan

Berikut perkiraan biaya rutin:

  • Nutrisi AB Campuran: Rp100.000 – Rp300.000
  • Pompa listrik: Rp50.000 – Rp150.000
  • Penggantian benih: Rp50.000 – Rp200.000
  • Perawatan & cadangan: Rp100.000

Keuntungan Hidroponik

Sebagai gambaran:

  • 100 lubang tanam selada
  • Panen setiap 30–40 hari
  • Harga jual selada hidroponik: Rp8.000 – Rp15.000 / pcs

Faktor yang Mempengaruhi Biaya

  • Jenis sistem hidroponik
  • Skala produksi
  • Kualitas nutrisi
  • Penggunaan rumah kaca
  • Harga jual pasar lokal

Biaya tanam hidroponik cukup fleksibel tergantung skala. Untuk pemula, modal di bawah Rp1 juta sudah bisa memulai. Sementara untuk skala komersial, diperlukan investasi Rp6–15 juta.

Demikian kami sampaikan informasi tentang Biaya Tanam Hidroponik, semoga bermanfaat.