Bersama ini kami menyampaikan informasi tentang Biaya Budidaya Ayam Petelur, Sebagai berikut :
Budidaya ayam petelur menjadi salah satu peluang usaha yang cukup stabil di Indonesia. Permintaan telur ayam yang tinggi setiap hari membuat bisnis ini relatif aman dari fluktuasi ekstrem. Namun, sebelum memulai, penting untuk memahami secara detail biaya budidaya ayam petelur, mulai dari modal awal hingga biaya operasional bulanan.
Modal Awal Budidaya Ayam Petelur
Modal awal tergantung pada skala usaha. Sebagai contoh, berikut estimasi untuk skala kecil dengan 100 ekor ayam:
a. Biaya Kandang
-
Pembuatan kandang baterai sederhana: Rp5.000.000 – Rp10.000.000
(Tergantung bahan: bambu, kayu, atau rangka besi)
b. Pembelian Bibit (DOC / Pullet)
- Harga pullet siap produksi (usia 14–16 minggu): Rp70.000 – Rp90.000/ekor
- Untuk 100 ekor: Rp7.000.000 – Rp9.000.000
c. Peralatan Tambahan
- Tempat pakan & minum: Rp1.000.000
- Lampu & instalasi listrik: Rp500.000
- Obat & vaksin awal: Rp500.000
Total Estimasi Modal Awal:
Rp13.000.000 – Rp21.000.000 untuk 100 ekor ayam petelur.
Biaya Operasional Bulanan
a. Pakan
Ayam petelur membutuhkan ±110 gram pakan per hari.
- 100 ekor x 110 gram = 11 kg/hari
- 11 kg x 30 hari = 330 kg/bulan
- Harga pakan Rp7.000/kg (rata-rata)
b. Vitamin dan Obat Rutin
Sekitar Rp300.000 – Rp500.000 per bulan.
c. Listrik dan Air
Sekitar Rp200.000 – Rp300.000 per bulan.
d. Tenaga Kerja
Jika dikelola sendiri: Rp0
Jika menggunakan pekerja: Rp1.000.000 – Rp2.000.000 per bulan.
Total Operasional Bulanan:
Sekitar Rp2.800.000 – Rp5.000.000
Potensi Pendapatan Ayam Petelur
Tingkat produksi ayam petelur yang sehat bisa mencapai 80–90%.
Misalnya:
- 100 ekor x 85% = 85 butir telur/hari
- 85 butir x 30 hari = 2.550 butir/bulan
- Harga telur Rp1.800/butir (rata-rata)
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Budidaya
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi besar kecilnya biaya:
- Harga pakan yang fluktuatif
- Harga telur di pasaran
- Kualitas bibit ayam
- Sistem kandang (baterai atau postal)
- Manajemen kesehatan dan kebersihan
Tips Menekan Biaya Budidaya Ayam Petelur
- Gunakan pakan campuran untuk menekan biaya.
- Pilih bibit unggul agar produksi maksimal.
- Jaga kebersihan kandang untuk mencegah penyakit.
- Bangun jaringan pemasaran langsung ke warung atau pasar.
- Kelola keuangan dengan pencatatan rutin.
Biaya budidaya ayam petelur untuk skala kecil (100 ekor) membutuhkan modal awal sekitar Rp13–21 jutaan, dengan biaya operasional Rp2–5 jutaan per bulan. Dengan manajemen yang baik, usaha ini mampu menghasilkan keuntungan stabil dan berkelanjutan.
Demikian kami sampaikan informasi tentang Biaya Budidaya Ayam Petelur, semoga bermanfaat.
