Bersama ini kami menyampaikan informasi tentang Biaya Produksi Iklan TV, Sebagai berikut :
Biaya produksi iklan TV merupakan salah satu komponen penting dalam strategi pemasaran perusahaan skala menengah hingga besar. Meskipun saat ini iklan digital semakin populer, iklan televisi masih dianggap efektif untuk menjangkau audiens luas secara cepat dan masif.
Apa Itu Produksi Iklan TV?
Produksi iklan TV adalah proses pembuatan konten audio-visual yang dirancang khusus untuk ditayangkan di stasiun televisi. Proses ini melibatkan berbagai tahapan mulai dari perencanaan konsep, proses syuting, hingga editing dan finalisasi video sebelum tayang.
Tahapan umumnya meliputi:
- Pra-produksi (konsep, storyboard, skrip)
- Produksi (syuting)
- Pasca-produksi (editing, color grading, sound design)
- Penayangan (media placement)
Biaya Produksi Iklan TV
Berikut gambaran kisaran biaya produksi iklan TV di Indonesia tahun 2026:
1. Biaya Pra-Produksi
- Pembuatan konsep & creative brief: Rp5.000.000 – Rp25.000.000
- Penulisan skrip & storyboard: Rp3.000.000 – Rp15.000.000
- Casting talent: Rp5.000.000 – Rp50.000.000
Estimasi total pra-produksi: Rp10 juta – Rp90 juta
Biaya Produksi (Shooting)
- Sewa kamera profesional & alat lighting: Rp15.000.000 – Rp100.000.000
- Sewa studio/lokasi: Rp5.000.000 – Rp50.000.000
- Honor sutradara: Rp10.000.000 – Rp75.000.000
- Talent/Artis: Rp10.000.000 – Rp500.000.000+ (tergantung popularitas)
- Kru produksi (kameramen, soundman, dll): Rp15.000.000 – Rp100.000.000
Estimasi biaya shooting: Rp50 juta – Rp800 juta
Biaya Pasca Produksi
- Editing video: Rp5.000.000 – Rp30.000.000
- Motion graphic/animasi: Rp5.000.000 – Rp50.000.000
- Voice over: Rp3.000.000 – Rp20.000.000
- Musik & sound design: Rp5.000.000 – Rp25.000.000
Estimasi total pasca produksi: Rp15 juta – Rp125 juta
Total Estimasi Biaya Produksi Iklan TV
Secara umum, biaya produksi iklan TV bisa berkisar antara:
Rp75 juta hingga lebih dari Rp1 miliar
Biaya tersebut belum termasuk biaya penayangan di stasiun televisi.
Biaya Penayangan Iklan TV
Selain biaya produksi, perusahaan juga harus membayar slot iklan di stasiun TV seperti:
- Prime time (18.00–22.00): Rp50 juta – Rp200 juta per 30 detik
- Non-prime time: Rp5 juta – Rp50 juta per 30 detik
Semakin tinggi rating acara dan semakin strategis jam tayangnya, maka semakin mahal tarifnya.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Produksi
Beberapa faktor utama yang memengaruhi biaya produksi iklan TV antara lain:
- Durasi iklan (15 detik, 30 detik, atau 60 detik)
- Penggunaan artis atau influencer terkenal
- Lokasi shooting (dalam negeri atau luar negeri)
- Konsep produksi (sederhana atau cinematic high-end)
- Efek visual (VFX) dan animasi
- Jumlah kru dan peralatan
Tips Menghemat Biaya Produksi Iklan TV
Agar anggaran tetap terkendali, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Gunakan konsep sederhana namun kuat secara storytelling
- Pilih talent non-artis untuk menghemat biaya
- Gunakan satu lokasi utama
- Minimalkan penggunaan efek visual berlebihan
- Negosiasi paket produksi dengan rumah produksi
Apakah Iklan TV Masih Efektif?
Meskipun biaya produksinya relatif tinggi, iklan TV masih efektif untuk:
- Branding massal
- Peluncuran produk baru
- Kampanye skala nasional
- Meningkatkan kredibilitas merek
Banyak perusahaan besar masih menjadikan televisi sebagai media utama untuk membangun brand awareness secara luas.
Biaya produksi iklan TV di Indonesia tahun 2026 berkisar antara Rp75 juta hingga lebih dari Rp1 miliar, tergantung skala dan kompleksitas produksi. Selain biaya produksi, perlu juga mempertimbangkan biaya penayangan yang cukup signifikan.
Demikian kami sampaikan informasi tentang Biaya Produksi Iklan TV, semoga bermanfaat.
