Bersama ini kami menyampaikan informasi tentang Biaya Program Bayi Tabung Terbaru, sebagai berikut :
Program bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) menjadi salah satu solusi medis bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki keturunan secara alami. Layanan ini semakin berkembang di Indonesia, tersedia di banyak rumah sakit dan klinik fertilitas dengan fasilitas lengkap dan tenaga dokter spesialis. Namun, salah satu pertimbangan utama sebelum memulai program bayi tabung adalah biaya yang dibutuhkan.
Apa Itu Program Bayi Tabung?
Program bayi tabung adalah teknologi reproduksi berbantu (TRB) dengan cara mempertemukan sel telur dan sperma di luar tubuh (laboratorium), kemudian embrio hasil pembuahan ditanamkan ke dalam rahim calon ibu. Tujuannya adalah meningkatkan peluang kehamilan ketika metode alami sulit terjadi.
Kisaran Biaya Program Bayi Tabung di Indonesia
Biaya program bayi tabung sangat bervariasi tergantung lokasi, klinik atau rumah sakit, kebutuhan pemeriksaan tambahan, serta obat-obatan yang dipakai. Secara umum, kisaran biaya di Indonesia pada tahun 2025–2026 adalah sebagai berikut:
Biaya Standar per Siklus IVF
| Komponen Biaya | Perkiraan Harga |
|---|---|
| Konsultasi & Pemeriksaan Awal | Rp2.000.000 – Rp5.000.000 |
| Obat Stimulasi Ovarium | Rp10.000.000 – Rp30.000.000 |
| Pengambilan Sel Telur & Sperma | Rp15.000.000 – Rp30.000.000 |
| Laboratorium Embriologi & ICSI | Rp12.000.000 – Rp25.000.000 |
| Transfer Embrio | Rp10.000.000 – Rp20.000.000 |
| Pemantauan Pasca Transfer | Rp2.000.000 – Rp5.000.000 |
Contoh Rincian Biaya di Klinik Fertilitas
Sebagai gambaran spesifik, salah satu fasilitas kesuburan di Jakarta menawarkan rincian biaya berikut:
Ciputra IVF (2026)
- Total program bayi tabung: ± Rp75.000.000 (sudah termasuk obat-obatan & tiga tahapan utama IVF).
- Obat stimulasi: Rp25.000.000 – Rp30.000.000
- Tahapan utama:
- Pengambilan Ovum: ± Rp22.500.000
- Laboratorium Embriologi : ± Rp12.500.000
- Transfer Embrio: ± Rp10.000.000
Biaya Tambahan yang Bisa Muncul
Selain biaya utama IVF, pasangan mungkin perlu mempersiapkan anggaran untuk:
- Obat-obatan tambahan sesuai protokol dokter
- Pemeriksaan genetik prenatal (PGT-A)
- Pembekuan & penyimpanan embrio
- Tes hormonal atau pemeriksaan lanjutan
Biaya ini dapat menambah total anggaran dari puluhan juta hingga ratusan juta lebih, tergantung kebutuhan pasangan medis.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran Biaya
Beberapa hal yang membuat biaya bayi tabung menjadi berbeda-beda antara satu rumah sakit/klinik dengan yang lain:
- Lokasi kota dan fasilitas klinik
- Protokol dan teknologi yang digunakan
- Usia calon ibu & kondisi kesuburan
- Perlu atau tidaknya prosedur tambahan (mis. ICSI, PGT-A)
- Obat dan durasi stimulasi ovarium
Kondisi medis pasangan dapat membuat biaya meningkat atau membutuhkan siklus tambahan.
Apakah BPJS Menanggung Bayi Tabung?
Hingga saat ini, BPJS Kesehatan di Indonesia umumnya tidak menanggung program tabung bayi, dan prosedur ini tetap menjadi biaya yang harus dibayar sendiri oleh pasien. Namun, pastikan bertanya langsung ke fasilitas kesehatan terkait, karena aturannya bisa berbeda.
Kesimpulan
- Program bayi tabung adalah pilihan reproduksi yang membantu pasangan yang kesulitan hamil secara alami.
- Kisaran biaya di Indonesia per siklus IVF biasanya antara Rp60 juta hingga Rp150 juta atau lebih, tergantung fasilitas, obat, pemeriksaan tambahan, serta teknologi yang dipakai.
- Biaya itu bisa meningkat jika perlu pemeriksaan atau layanan medis tambahan khusus.
Demikian kami sampaikan informasi tentang Biaya Program Bayi Tabung Terbaru, semoga bermanfaat.
