Biaya Sedot Lemak di Rumah Sakit dan Klinik Kesehatan Per 23 April 2021



Dibawah ini biaya.co menyampaikan tentang Biaya Sedot Lemak di Rumah Sakit dan Klinik Kesehatan Per 23 April 2021 sebagai berikut:

Berikut ini Biaya.info menyampaikan informasi tentang Biaya Sedot Lemak di Rumah Sakit dan Klinik Kesehatan Per 23 April 2021 sebagai berikut:

Bagi sebagian orang, lemak yang menumpuk pada badan bisa mengganggu penampilan. Demi mempertahankan penampilan yang menarik dilihat, tidak sedikit yang akhirnya melakukan prosedur seperti sedot lemak. Padahal, biaya untuk melakukan perawatan ini tidak bisa dikatakan murah.

Sedot lemak merupakan bentuk operasi bedah kosmetik yang digunakan untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan. Operasi ini biasanya dilakukan pada daerah yang masih berlemak ketika telah melakukan diet dan olahraga, namun tidak ampuh juga membakar lemak tersebut. Pada wanita, daerah yang sering jadi target sedot lemak biasanya adalah di area paha, perut, dan pinggul.

Metode ini tidak hanya dapat diterapkan pada tubuh bagian tertentu, tetapi juga bisa dilakukan pada seluruh bagian tubuh. Bedah sedot lemak diawali dengan pembiusan lokal lalu menggunakan alat sedot lemak (kanula) yang tumpul untuk menyedot lemak yang terdapat dalam tubuh. Sedot lemak membantu seseorang menemukan “tubuh baru” yang lebih ideal.

Lemak dibuang dengan cara memasukkan kanula melalui beberapa sayatan kecil yang berdekatan dengan daerah yang akan disedot. Panjang sayatan 2-2,5 cm di bagian tubuh yang tersembunyi, misalnya di lekukan kulit atau garis kontur alami tubuh. Kanula dihubungkan oleh suatu pipa ke alat pengisap. Sebelum melakukan sedot lemak, daerah yang akan disedot dimasukkan cairan melalui semprit atau kateter, teknik ini dikenal dengan metode basah (tumescent).

Selain metode basah, ada pula metode getar. Metode ini mirip dengan metode basah, tetapi bagian tubuh yang akan disedot lemak tidak dimasukkan cairan. Kanula digetarkan di bagian tubuh tertentu sehingga jaringan lemak pada bagian tubuh tersebut hancur. Setelah itu, jaringan lemak yang hancur tersebut disedot.

Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Sedot Lemak

  • Sedot lemak atau liposuction adalah prosedur medis untuk menghilangkan lemak, tapi ini bukan bentuk pengobatan atau cara menurunkan berat badan bagi orang yang mengidap obesitas. Jika Anda ingin sedot lemak, ada baiknya Anda harus berada pada ukuran 30% lebih berat dari berat badan ideal tubuh Anda. Operasi ini bertujuan menghilangkan timbunan lemak yang tidak bisa dibasmi dengan diet dan olahraga. Jenis lemak membandel tersebut, mungkin disebabkan oleh kotoran yang terbawa dari gaya hidup (makanan yang paling utama). Ketika Anda memutuskan untuk menghilangkan lemak dengan cara disedot, Anda harus dalam kondisi sehat dan bukan perokok.
  • Operasi sedot lemak paling sering dilakukan oleh ahli bedah plastik dan dokter kulit. Seorang dokter bedah plastik berperan pada bedah estetika dan rekonstruksi tubuh yang akan disedot lemaknya. Lalu, seorang dokter kulit berperan kepada pemulihan pada bentuk dan hasil kulit setelah operasi.
  • Saat melakukan operasi, dokter akan membuat sayatan kecil di kulit dan menyuntikkan anestesi berbasis mineral. Teknik operasi ini disebut teknik tumescent yang bekerja dengan mencegah kehilangan darah yang berlebihan, tetapi menimbulkan bengkak dan memar pada area yang disedot lemaknya. Setelah itu, dokter akan memasukkan tabung kosong yang disebut cannula ke sayatan kecil tadi, berguna menghancurkan timbunan lemak yang mengeras dan mengisap lemak pada bagian tubuh tertentu. Lemak yang disedot akan ditampung dalam wadah tabung dengan hasil berwarna kuning kecoklatan.
  • Sebelum dan sesudah operasi sedot lemak, Anda tidak langsung menghasilkan perubahan. Anda perlu memakai perban elastis atau pakaian khusus yang melapisi ketat seluruh badan setelah operasi untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Anda perlu diet ketat untuk melihat hasil akhir yang maksimal selama beberapa bulan. Jika berat badan Anda bertambah setelah operasi, lemak berpotensi besar dapat muncul di tempat-tempat baru dan tak terduga.
  • Ternyata, sel-sel lemak yang dibuang dapat menjadi berharga di masa depan. Itu karena sel-sel lemak yang diperoleh dari sedot lemak merupakan sumber yang sangat baik dari sel induk lemak yang diserap (lemak baik), jenis sel induk lemak tersebut berfungsi untuk menghasilkan tulang, tulang rawan, otot, dan jaringan lain pada tubuh. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa sel-sel induk dari lemak dapat membantu orang dengan penyakit jantung, diabetes, dan penyakit saraf.
  • Sedot lemak intinya masih tetap dilakukan dengan prosedur operasi, yang pasti akan menimbulkan dampak jangka pendek maupun panjang pada kesehatan tubuh Anda. Tanyakan kepada dokter Anda untuk menjelaskan semua potensi risiko dan komplikasi yang dapat terjadi. Risiko terbesar yang bisa terjadi adalah pembekuan darah atau gumpalan lemak yang bergerak melalui aliran darah menuju paru-paru atau otak. Risiko yang lebih umum biasanya adanya pendarahan, infeksi, memar, perubahan warna kulit, dan mati rasa pada bagian yang disedot lemaknya.
  • Mengatasi berbagai masalah kelainan pada proses metabolisme lemak. Ada beberapa orang yang memang proses metabolisme lemaknya terlalu lambat sehingga penumpukan lemak pada bagian tertentu menjadi lebih cepat. Sedot lemak disebut-sebut dapat mengatasi masalah itu.

Manfaat Sedot Lemak

  • Menangani kondisi kesehatan tertentu, seperti membuang atau mengangkat lipoma, yakni sejenis tumor lemak yang jinak.
  • Memperbaiki bentuk wajah dan tubuh, seperti leher, perut, paha, pinggul, lutut, bokong, atau pergelangan kaki.
  • Mengatasi masalah keringat yang berlebihan, terutama pada bagian lemak. Seperti diketahui, keringat yang berlebihan dapat menyebabkan bau badan yang tidak sedap dan perasaan yang tidak nyaman karena kepercayaan diri menurun.
  • Mencegah pembesaran payudara. Pada pria, lemak yang berlebihan di daerah payudara menyebabkan pembesaran pada area tersebut dan menyebabkan tubuhnya berkembang mirip wanita. Untuk mengatasinya bisa dengan prosedur sedot lemak pada daerah payudara.

Ternyata tidak semua orang dapat melakukan sedot lemak ini. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi seseorang sebelum melakukan sedot lemak, yaitu sebagai berikut.

Syarat Sedot Lemak

  • Tidak memiliki riwayat penyakit-penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, gangguan pembekuan darah.
  • Tidak terlalu gemuk.
  • Kulit masih elastis, dengan tujuan agar setelah dilakukan penyedotan, kulit akan mengencang kembali. Untuk ini perlu adanya pemeriksaan khusus sebagai pendahuluan oleh dokter yang dapat menentukan apakah kulit orang tersebut masih elastis atau tidak.
  • Harus berdisiplin tinggi, karena setelah menjalankan sedot lemak ini pasien tersebut harus tetap menjaga kondisi tubuhnya agar lemak tidak lagi menumpuk dengan jalan berolahraga dan menjaga makanannya.

Operasi sedot lemak tidak bisa dikatakan membutuhkan biaya sedikit. Tindakan ini setidaknya membutuhkan biaya sekitar puluhan juta rupiah. Selain karena harus dilakukan oleh dokter, juga memerlukan prosedur yang teliti sehingga tidak membahayakan kesehatan orang yang dioperasi.

Biaya sedot lemak sangat bervariasi, tergantung beberapa hal, seperti dokter bedah plastik yang melakukan, klinik atau rumah sakit yang menyelenggarakan, dan metode sedot lemak yang digunakan. Di Indonesia, biaya sedot lemak dapat dimulai dari Rp25 juta hingga lebih dari Rp70.000.000. Dianjurkan mempersiapkan dana lebih untuk kebutuhan tambahan yang tidak terduga, sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan, misalnya untuk kebutuhan rawat inap. Untuk informasi lebih jelasnya, berikut ini akan disajikan estimasi biaya operasi sedot lemak di sejumlah klinik dan rumah sakit.

Kisaran Biaya Sedot Lemak

Nama Rumah Sakit Estimasi Biaya Mulai (Rp)
European Slimming Centre (ESC) Bukit Darmo Surabaya 1.595.000
Rumah Sakit Premier Jatinegara (Jatinegara, Jakarta) 24.888.888
Rumah Sakit Premier Bintaro 30.000.000
POISE Clinic 30.000.000
MBIC Siloam Hospital Nusa Dua 38.500.000
Bumrungrad International Hospital 40.486.500
RS EMC Sentul 65.000.000
Mayapada Jakarta Selatan (Cilandak, Jakarta) 75.000.000
Bangkok Hospital 75.011.670

Informasi di atas kami rangkum dari berbagai macam sumber. Biaya sedot lemak di masing-masing rumah sakit di atas tentu tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pada 2019 lalu, biaya sedot lemak berkisar Rp30 jutaan hingga Rp40,4 jutaan. Kemudian, pada tahun 2020 biaya sedot lemak berkisar antara Rp24 jutaan sampai Rp75 jutaan.

Sampai dengan tahun 2021 ini biaya sedot lemak atau liposuction di sejumlah rumah sakit belum banyak mengalami perubahan. Namun, di salah satu klinik kecantikan juga ada yang menawarkan layanan sedot lemak dengan biaya lebih murah, mulai Rp1,5 jutaan saja.

Selain nama-nama rumah sakit di atas, Anda juga bisa mencari rumah sakit terdekat dari tempat tinggal Anda yang melayani operasi sedot lemak. Informasi rumah sakit bisa didapatkan dari rekomendasi dokter atau orang terdekat yang pernah menjalani operasi sedot lemak.

 

Demikianlah informasi mengenai Biaya Sedot Lemak di Rumah Sakit dan Klinik Kesehatan Per 23 April 2021 Semoga Bermanfaat Bagi Anda.