Biaya Transfer via ATM Bersama



Dibawah ini biaya.co menyampaikan tentang Biaya Transfer via ATM Bersama sebagai berikut:

Dibawah ini biaya.info menyampaikan tentang Biaya Transfer via ATM Bersama sebagai berikut:

Kini, apabila Anda pergi ke ATM, akan melihat logo di pintu atau di layar mesinnya terdapat logo ATM Bersama. ATM Bersama adalah layanan yang memungkinkan pemegang kartu ATM untuk memanfaatkan seluruh terminal ATM di bank yang tergabung di dalam ATM Bersama, seperti tarik tunai maupun transfer. Layaknya ATM kebanyakan, ATM Bersama ini juga akan mengenakan biaya untuk setiap transaksi yang dilakukan nasabah.

Jaringan ATM Bersama ini sendiri dikelola oleh PT. Artajasa Pembayaran Elektronis (ARTAJASA), sebuah perusahaan penyedia layanan transaksi elektronik terdepan. Kini ATM Bersama beranggotakan lebih dari 70 bank dan lembaga selain bank yang sudah terhubung melalui lebih dari 77.000 terminal ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, ATM Bersama juga sudah terhubung melalui jaringan interkoneksi MEPS yang memungkinkan nasabah dapat bertransaksi di negara tetangga, Malaysia. ATM Bersama diklaim aman dan nyaman, kapan dan di mana saja nasabah melakukan transaksi. Hampir semua bank yang mempunyai terminal ATM telah menjadi anggota ATM Bersama.

Bank Anggota Jaringan ATM Bersama

Bank yang menjadi anggota dalam jaringan ATM Bersama terdiri dari bank pemerintah atau Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan BTN. Kemudian, bank swasta nasional seperti Permata, Danamon, Niaga, Bukopin, OCBC NISP, Bank Mega, Bank CIMB Niaga, dan lain-lain. Sementara, untuk bank syariah, antara lain Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Syariah Mega Indonesia.

Selanjutnya, ada Bank Pembangunan Daerah atau BPD seperti Bank DKI, Bank Jabar, BPD Aceh, DI Yogya, Jatim, dan lain sebagainya sampai ke Bank Papua. Ada pula bank asing, seperti Standard Chartered, HSBC, Citibank, Commonwealth, dan lain-lain. Selain bank umum, BPR juga bisa menjadi anggota jaringan ATM Bersama seperti halnya BPR Karyajatnika Sadaya atau BPR KS.

Untuk dapat bertransaksi menggunakan ATM Bersama, nasabah tidak perlu mendaftar terlebih dahulu. Selama kartu ATM-nya termasuk salah satu dari bank anggota ATM Bersama atau terdapat logo ATM Bersama di kartu ATM-nya, maka pemilik kartu tersebut dapat langsung bertransaksi di jaringan ATM Bersama selayaknya bertransaksi di terminal banknya sendiri.

Transaksi yang dapat dilakukan melalui ATM Bersama antara lain penarikan tunai atau cash withdrawal, cek saldo atau balance inquiry, dan transfer antar-bank atau pemindahan dana melalui ATM ke berbagai bank. Transfer dana antar-bank di jaringan ATM Bersama terjadi secara real time online, atau dana yang ditransfer seketika itu juga bisa digunakan setelah pengirim menerima notifikasi transaksi berhasil dari ATM di mana nasabah bertransaksi.

Cara Transfer via ATM Bersama

  • Pertama pilih menu transfer di layar ATM anda, kemudian masukkan nomor kode bank berikut nomor rekening tujuan. Apabila tidak mengetahui kode bank dapat dilihat pada menu ‘Daftar Kode Bank’.
  • Masukkan jumlah nominal yang akan ditransfer, kemudian masukkan nomor referensi (jika diperlukan). Jika tidak, lanjutkan dengan menekan tombol “Ya”.
  • Setelah proses tersebut, di layar ATM Anda akan muncul permintaan konfirmasi untuk pengecekan nomor dan nama rekening penerima dana transfer serta bank tujuan.
  • Setelah konfirmasi benar, tekan “Ya” sampai notifikasi transfer berhasil keluar. Berarti proses transfer telah selesai dilakukan, dan seketika itu pula dana berpindah dan aktif di rekening tujuan.
  • Dalam bertransaksi, terdapat batasan nominal. Maksimum transfer per transaksi adalah Rp10 juta, dan maksimum transfer per hari per nasabah sekarang adalah sebesar Rp50 juta. Besaran limit maksimum transfer per hari per nasabah pada tahun 2021 ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2020 lalu yang hanya dibatasi hingga Rp25 juta. Hal ini dilakukan mengacu pada keputusan Bank Indonesia.

Nasabah yang bertransaksi di ATM Bersama tidak selalu dikenakan biaya. Hal tersebut tergantung kepada kebijakan dan strategi ke nasabah masing-masing bank penerbit kartu. Beberapa bank tidak mengenakan biaya sama sekali atau gratis. Meski begitu, ada sejumlah bank yang mengenakan biaya jika nasabah melakukan transfer via ATM Bersama.

Biaya Transfer di Jaringan ATM Bersama

Nama Bank Biaya Transfer
BRI Rp6.500
Bank Mandiri Rp6.500
BNI Rp6.500
BTN Rp6.500
CIMB Niaga Rp6.500
Bukopin Rp6.000
Bank Permata Rp7.500

Apabila dibandingkan dengan tahun 2020 lalu, biaya transfer di jaringan ATM Bersama tahun 2021 ini tak banyak berubah. Hanya saja, untuk Bank Permata yang tadinya menerapkan biaya transfer Rp7.000 kini sedikit naik jadi Rp7.500. Sedangkan untuk tarik tunai di ATM bersama masih tetap Rp7.500 dan cek saldo dikenai biaya Rp4.000.

Jika transaksi nasabah bermasalah, semisal rekening ter-debet namun uang tidak keluar, nasabah dapat melakukan komplain hal tersebut kepada bank penerbit kartu. ATM Bersama juga memiliki standar layanan dan telah disepakati oleh semua anggotanya. Apabila yang diklaim oleh nasabah tersebut benar, maka dana yang ter-debet harus langsung diganti. Selanjutnya, akan diproses klaim yang melibatkan pihak-pihak terkait dengan menyediakan bukti transaksi masing-masing.

Tips Aman Bertransaksi via ATM Bersama

  • Cek kartu ATM Anda, bila ada logo ATM Bersama di bagian belakang kartu atau bank Anda termasuk dalam daftar nama bank anggota ATM Bersama, berarti Anda bisa menikmati fasilitas ATM Bersama di seluruh Indonesia.
  • Untuk mengetahui apakah ATM bank di sekitar Anda adalah anggota dari ATM Bersama atau bukan, pastikan logo ATM Bersama pada mesin ATM atau di pintu kaca ATM tersebut.
  • Saat bertransaksi, Anda tidak perlu mengganti PIN. Lakukan penarikan tunai atau transfer, sama seperti Anda melakukannya di ATM bank sendiri. Dengan ATM Bersama, bertransaksi di ATM bank lain semudah Anda bertransaksi di ATM bank sendiri.
  • Simpan struk transaksi agar bisa Anda bandingkan dengan rekening tabungan dan memudahkan penyelesaian jika ada keluhan.
  • Hubungi bank Anda bila sampai terjadi kegagalan transaksi kerusakan mesin atau saat jaringan komunikasi terputus di ATM bank lain yang menyebabkan saldo Anda tersendat. Selanjutnya, pihak layanan nasabah bank Anda yang akan menyelesaikan masalah Anda.
  • Setelah bertransaksi, simpanlah kartu ATM Anda di tempat yang aman. Jangan biarkan tergores atau bengkok.
  • Selain itu, PIN adalah kode rahasia Anda, jangan beritahukan pada orang lain dan jangan menuliskan PIN atau menyimpannya jadi satu dengan kartu ATM. Pastikan saldo Anda cukup untuk melakukan transaksi tarik tunai atau transfer.

Perlu Anda ingat bahwa biaya transaksi di ATM Bersama bisa saja berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Demikianlah artikel mengenai Biaya Transfer via ATM Bersama Semoga Bermanfaat Bagi Anda.

Demikianlah informasi mengenai Biaya Transfer via ATM Bersama Semoga Bermanfaat Bagi Anda.