Bersama ini kami menyampaikan informasi tentang Biaya Usaha Barbershop, sebagai berikut :
Usaha barbershop merupakan salah satu bisnis jasa yang terus berkembang, seiring meningkatnya kebutuhan perawatan rambut pria. Gaya potong rambut modern, pelayanan nyaman, serta tren grooming membuat barbershop memiliki peluang keuntungan yang menjanjikan. Namun sebelum memulai, penting untuk mengetahui biaya usaha barbershop secara detail. Berikut pembahasan lengkapnya.
Gambaran Usaha Barbershop
Barbershop adalah usaha jasa potong rambut khusus pria yang menawarkan layanan seperti haircut, hair styling, shaving, hingga perawatan rambut dan wajah. Target pasarnya luas, mulai dari pelajar, pekerja, hingga profesional.
Biaya Modal Awal Usaha Barbershop
Modal awal usaha barbershop bervariasi tergantung konsep, lokasi, dan jumlah kursi barber. Berikut estimasi biayanya:
1. Biaya Sewa Tempat
- Ruko/kios kecil: Rp10.000.000 – Rp30.000.000 per tahun
- Lokasi strategis (pusat kota/mall): Rp30.000.000 – Rp70.000.000 per tahun
2. Biaya Renovasi dan Interior
- Renovasi ringan & branding: Rp5.000.000 – Rp15.000.000
- Interior konsep modern/industrial: Rp15.000.000 – Rp30.000.000
3. Peralatan Barbershop
- Kursi barber: Rp2.500.000 – Rp6.000.000 per unit
- Alat cukur (clipper & trimmer): Rp1.500.000 – Rp3.000.000
- Kaca, meja, rak alat: Rp1.000.000 – Rp3.000.000
- Hair dryer & alat styling: Rp500.000 – Rp1.500.000
4. Perlengkapan Habis Pakai
- Handuk, cape, tisu, semprotan air: Rp500.000 – Rp1.500.000
- Produk grooming (pomade, shampoo, tonic): Rp1.000.000 – Rp3.000.000
Total modal awal usaha barbershop sederhana:
💰 Sekitar Rp30.000.000 – Rp80.000.000
Biaya Operasional Bulanan
Selain modal awal, berikut biaya rutin yang perlu diperhitungkan:
- Gaji barber (1–2 orang): Rp2.500.000 – Rp5.000.000
- Listrik & air: Rp300.000 – Rp700.000
- Bahan habis pakai: Rp500.000 – Rp1.000.000
- Internet & musik: Rp200.000 – Rp400.000
- Promosi & maintenance: Rp300.000 – Rp800.000
Total biaya operasional bulanan:
📌 Sekitar Rp4.000.000 – Rp8.000.000
Estimasi Pendapatan Usaha Barbershop
Contoh perhitungan sederhana:
- Harga potong rambut: Rp30.000
- Pelanggan per hari: 10–20 orang
- Omzet harian: Rp300.000 – Rp600.000
- Omzet bulanan bisa mencapai Rp9.000.000 – Rp18.000.000, belum termasuk layanan tambahan seperti shaving atau produk grooming.
Tips Menghemat Biaya Usaha Barbershop
Agar modal lebih efisien, berikut beberapa tips:
- Mulai dengan 1 kursi barber terlebih dahulu
- Sewa tempat berukuran kecil di awal usaha
- Gunakan peralatan berkualitas agar tahan lama
- Manfaatkan media sosial untuk promosi gratis
- Jaga kualitas layanan untuk pelanggan loyal
Kesimpulan
Biaya usaha barbershop tergolong menengah, dengan modal awal mulai dari Rp30 jutaan dan biaya operasional bulanan sekitar Rp4–8 juta. Dengan lokasi yang tepat, barber yang profesional, dan pelayanan yang konsisten, bisnis barbershop memiliki peluang balik modal yang relatif cepat dan keuntungan stabil.
Demikian kami sampaikan informasi tentang Biaya Usaha Barbershop, semoga bermanfaat.
