Bersama ini kami menyampaikan informasi tentang Biaya Uji BPOM, Sebagai berikut :
Bagi pelaku usaha makanan, minuman, kosmetik, hingga obat tradisional, uji dan pendaftaran BPOM merupakan langkah penting sebelum produk beredar di pasaran. Tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produk berisiko ditarik dari peredaran dan dikenakan sanksi.
Apa Itu Uji BPOM?
Uji BPOM adalah proses evaluasi dan pemeriksaan terhadap produk untuk memastikan keamanan, mutu, dan manfaatnya sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia. Setelah lulus uji, produk akan mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) atau nomor registrasi resmi.
Produk yang wajib didaftarkan ke BPOM meliputi:
- Makanan dan minuman olahan
- Kosmetik
- Obat tradisional dan suplemen kesehatan
- Obat bebas dan obat bebas terbatas
- Produk herbal
Biaya Uji BPOM
Besaran biaya uji BPOM bervariasi tergantung jenis produk, risiko, dan skala usaha (UMKM atau perusahaan besar). Berikut gambaran estimasinya:
Biaya Pendaftaran Produk Makanan dan Minuman
- UMKM: Mulai dari Rp100.000 – Rp300.000 per produk
- Perusahaan besar: Rp500.000 – Rp2.000.000 per produk
Produk dengan komposisi sederhana umumnya memiliki biaya lebih rendah dibanding produk dengan klaim khusus.
Biaya Pendaftaran Kosmetik
- UMKM: Sekitar Rp500.000 – Rp1.000.000 per item
- Perusahaan besar/importir: Rp1.500.000 – Rp3.000.000 per item
Biaya Uji Laboratorium
Selain biaya registrasi, ada juga biaya pengujian laboratorium, seperti:
- Uji mikrobiologi
- Uji cemaran logam berat
- Uji stabilitas
- Uji kandungan bahan aktif
Estimasi biaya uji laboratorium berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp10.000.000, tergantung kompleksitas produk.
Biaya Konsultan (Opsional)
Banyak pelaku usaha menggunakan jasa konsultan untuk membantu proses registrasi. Biayanya berkisar antara:
-
Rp2.000.000 – Rp15.000.000 per produk
Biaya ini tergantung tingkat kesulitan dan layanan yang diberikan.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Uji BPOM
Beberapa faktor yang menentukan besar kecilnya biaya antara lain:
- Jenis dan kategori produk
- Skala usaha (UMKM atau non-UMKM)
- Produk lokal atau impor
- Kelengkapan dokumen
- Perlu atau tidaknya uji laboratorium tambahan
Prosedur Pendaftaran BPOM
Berikut tahapan umum pendaftaran produk ke BPOM:
- Membuat akun melalui sistem e-registrasi BPOM
- Mengunggah dokumen persyaratan (izin usaha, komposisi, hasil uji lab, dll)
- Membayar biaya PNBP sesuai kategori produk
- Menunggu proses evaluasi dari BPOM
- Mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) jika disetujui
Tips Menghemat Biaya Uji BPOM
Agar biaya tidak membengkak, berikut beberapa tips:
- Pastikan dokumen lengkap sebelum pengajuan
- Lakukan uji laboratorium di lembaga terakreditasi
- Hindari klaim berlebihan pada label produk
- Konsultasikan komposisi dengan ahli sebelum produksi massal
Biaya uji BPOM sangat bergantung pada jenis produk dan kompleksitasnya. Secara umum, biaya registrasi berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah per produk, belum termasuk uji laboratorium dan jasa konsultan.
Demikian kami sampaikan informasi tentang Biaya Uji BPOM, semoga bermanfaat.
