Biaya Pajak Mobil Progresif Berdasarkan Jumlah Kendaraan, Begini Hitungannya

Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Biaya Pajak Mobil Progresif Berdasarkan Jumlah Kendaraan, Begini Hitungannya Sebagai berikut:

Pemilik kendaraan bermotor di Indonesia perlu memahami biaya pajak mobil progresif, terutama bagi yang memiliki lebih dari satu mobil atas nama dan alamat yang sama. Pajak progresif diterapkan untuk mengendalikan jumlah kendaraan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah. Lalu, bagaimana cara menghitung pajak mobil progresif berdasarkan jumlah kendaraan?

Apa Itu Pajak Mobil Progresif?

Pajak mobil progresif adalah pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan tarif bertingkat yang dikenakan pada kepemilikan kendaraan kedua, ketiga, dan seterusnya. Semakin banyak mobil yang dimiliki, semakin tinggi persentase pajak yang harus dibayarkan setiap tahun.

Pajak ini ditetapkan oleh pemerintah daerah dan umumnya berlaku untuk kendaraan pribadi roda empat.

Aturan Dasar Pajak Mobil Progresif

Beberapa aturan umum pajak mobil progresif yang perlu diketahui:

  • Berlaku untuk kendaraan atas nama dan alamat yang sama
  • Kendaraan pertama dikenakan tarif PKB normal
  • Kendaraan kedua dan seterusnya dikenakan tarif lebih tinggi
  • Dasar pengenaan pajak menggunakan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB)

Urutan kendaraan biasanya ditentukan berdasarkan tanggal pendaftaran kendaraan.

Cara Menghitung Biaya Pajak Mobil Progresif

Biaya pajak mobil progresif dihitung dengan rumus dasar:

Pajak Kendaraan = Tarif PKB × NJKB

Sebagai ilustrasi umum:

  • Mobil pertama: tarif pajak paling rendah
  • Mobil kedua: tarif pajak naik beberapa persen
  • Mobil ketiga dan seterusnya: tarif terus meningkat sesuai ketentuan daerah

Selain PKB, pemilik kendaraan juga tetap membayar SWDKLLJ dan biaya administrasi tahunan.

Contoh Perhitungan Sederhana

Misalnya seseorang memiliki dua mobil atas nama yang sama. Mobil pertama dikenakan tarif PKB normal, sedangkan mobil kedua dikenakan tarif progresif yang lebih tinggi. Akibatnya, total pajak mobil kedua akan lebih mahal meskipun nilai kendaraannya lebih rendah dibanding mobil pertama.

Karena tarif berbeda tiap daerah, besaran pastinya dapat dicek melalui Samsat setempat atau layanan pajak kendaraan online daerah masing-masing.

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Pajak Progresif

Beberapa faktor yang memengaruhi biaya pajak mobil progresif, antara lain:

  1. Jumlah kendaraan yang dimiliki
  2. Nilai jual kendaraan
  3. Kebijakan tarif pajak daerah
  4. Tahun pembuatan kendaraan

Itulah sebabnya pajak progresif antar daerah bisa berbeda meskipun jenis kendaraannya sama.

Cara Menghindari Pajak Mobil Progresif

Bagi pemilik kendaraan, ada beberapa cara legal untuk menghindari pajak progresif, seperti:

  1. Melakukan balik nama kendaraan ke anggota keluarga dengan alamat berbeda
  2. Menjual kendaraan yang sudah tidak digunakan
  3. Mengubah status kepemilikan sesuai aturan yang berlaku

Namun semua proses harus dilakukan secara resmi agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Demikian kami sampaikan informasi Biaya Pajak Mobil Progresif Berdasarkan Jumlah Kendaraan, Begini Hitungannya semoga bermanfaat.